Sabtu, 30 Juni 2012

DISLIPIDEMIA


APA ITU DISLIPIDEMIA ?
Dislipidemia merupakan kelainan metabolisme lipid yang ditandai peningkatan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma.Kelainan fraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total,kolesterol Low Density Lipoprotein(LDL),dan trigliserida, serta penurunan kadar kolesterol High Density Lipoprotein (HDL). Dislipidimia merupakan faktor resiko terjadinya penyakit jantung koroner (aterosklerosis), stroke.
MENGENAL KOLESTEROL,LDL,HDL,
TRIGLISERIDA
Kolesterol total  merupakan susunan dari banyak zat, termasuk trigliserida, LDL kolesterol dan HDL kolesterol. Secara normal kolesterol diproduksi oleh tubuh sesuai dengan kebutuhan namun dapat meningkat karena makanan yang kita makan banyak mengandung kolesterol.Penyebab utama peningkatan kolesterol dalam darah adalah faktor keturunan dan asupan lemak tinggi.Asupan lemak tinggi berhubungan dengan kegemukan yang merupakan faktor resiko utama untuk terserang jantung koroner. Semakin banyak makan makanan berlemak, semakin berpeluang menaikkan kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL.
LDL sering disebut kolesterol jahat, tingginya kadar LDL berpotensi menumpuk/menempel di sepanjang dinding pembuluh nadi koroner (plak) menyebabkan penyempitan dan penyumbatan aliran darah (arteriosclerosis).


Kadar kolesterol yang tinggi dapat membuat darah menjadi kental sehingga mengurangi oksigen dalam tubuh, gejala yang dapat dirasakan seperti sakit kepala dan pegal-pegal, namun tidak sedikit yang tanpa gejala
Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein), merupakan "kolesterol baik" karena kemampuannya untuk membersihkan pembuluh darah arteri. Makin tinggi kadar kolesterol HDL, makin rendah resiko untuk mendapat serangan jantung koroner, stroke
Trigliserida dalam tubuh berasal dari lemak makanan, atau perubahan unsur-unsur  energi yang berlebihan di dalam tubuh.Penyebab utama peningkatan trigliserida darah adalah faktor genetik,kegemukan,alkohol,diabetes mellitus tidak terkotrol, penyakit ginjal kronik,penyakit hati serta asupan karbohidrat sederhana (gula) yang berlebihan.Rendahnya kadar HDL berhubungan dengan peningkatan kadar trigliserida.

Kriteria Pengendalian Dislipidemia

Baik Sedang Buruk

Kolesterol Total (mg/dL)
Kolesterol LDL
 (mg/dL)
Kolesterol HDL (mg/dL)

Trigliserida (mg/dl)

IMT (kg/m2 )

Tekanan Darah (mmHg)

<200

<100

Pria:>40
Wanita:> 50

< 150

18,5-<23

≤ 130/80

200-239

100-129




150-199

23-25

>130-140/
>80-90

≥240

≥130




≥ 200

>25

>140/
   90

PILAR UTAMA PENGELOLAAN DISLIPIDEMIA
Pengobatan dislipidemia didasarkan asumsi bahwa menjaga kadar normal lipid darah akan mengurangi risiko terhadap aterogenesis dan penyakit kardiovaskuler.Pilar utama nonfarmakologis pengelolaan dislipidemia adalah :
1. Modifikasi diet :
v  Mengurangi makanan  berlemak,lemak trans,kolesterol,manis-manis
v  Perbanyak konsumsi sayur dan buah. Buah-buahan segar minimal 3 buah perhari dan sayuran minimal 3 mangkok sehari
v  Perbanyak makan ikan
v  Sumber karbohdrat utamakan karbohidrat kompleks (nasi, Roti, Havermut dll), hindari karbohidrat sedehana ( gula, syrup )
v  Pilih susu non fat
2. Latihan jasmani : meningkatkan aktifitas
3. Pengelolaan berat badan : mencapai berat    badan optimal














- J



Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Untuk konsultasi ketik data BB, TB, Jenis Kelamin, Aktifitas yang dijalani, permasalahan anda mengelola berat badan dan email anda(bila ada).